Perkembangan Janin 10 Minggu Kehamilan

Satu minggu berlalu dengan perkembangan janin yang semakin tidak terduga. Anda pasti penasaran, selama satu minggu ini, apa yang terjadi di dalam rahim? Sudah sebesar apa perkembangan janin 10 minggu kehamilan Anda?

Selain keingintahuan tentang hal tersebut, pastinya Anda harus memperhatikan cara perawatan yang paling tepat serta hal-hal yang terkait kesehatan ibu maupun bayi. Nah, untuk mendapatkan informasi secara lengkap, silahkan simak ulasan berikut ini.

Baca Juga : Perkembangan Janin 9 Minggu Kehamilan

Perkembangan JaninĀ 10 Minggu Kehamilan

perkembangan janin 10 minggu kehamilan

Pada usia 10 minggu kehamilan ini, ada beberapa kemajuan yang terjadi pada bayi Anda, diantaranya:

  • Ukuran si kecil sudah sebesar buah Beratnya sekitar 7 gram dengan ukuran kepala hingga kaki sekitar 2,54 cm.
  • Semua organ terbentuk dan sudah mulai bekerja
  • Jari tangan dan kaki sudah mulai kentara
  • Tunas gigi secara bertahap terbentuk di dalam mulut bayi
  • Jika jenis kelaminnya laki-laki, maka hormon testosterone sudah mulai diproduksi meskipun dalam jumlah yang sedikit
  • Sudah mulai terbentuk tulang yang kian mengeras
  • Otak bayi sedang berkembang dengan sangat pesat mencapai 250.000 sel saraf baru pada setiap menitnya. Menakjubkan bukan?

Perubahan Pada Tubuh

Seiring dengan semakin berkembangnya janin di dalam rahim, tubuh Anda juga mengalami beberapa perubahan. Diantaranya pada bagian rahim yang semula berukuran sebesar buah pir kecil, pada perkembangan janin 10 minggu kehamilan ini, rahim sudah sebesar jeruk bali.

Pertimbangkan untuk mulai mengenakan baju hamil yang longgar. Sebab, pakaian biasa sudah tampak kurang nyaman dikenakan dan terlalu sempit. Selain pada tubuh, payudara juga semakin membesar guna mempersiapkan produksi ASI. Bra yang ketat sebaiknya diganti dengan ukuran yang lebih besar.

Rekomendasi Jenis Baju hamil

Baju hamil yang nyaman untuk dikenakan adalah sebagai berikut:

  1. Sesuaikan Dengan Selera

Jika Anda tidak merasa nyaman mengenakan baju terusan panjang sebelum hamil, jangan memaksakan diri hanya untuk terlihat laiknya ibu hamil lainnya. Selama hamil, metabolisme akan menjadi lebih tinggi sehingga menyebabkan tubuh lebih berkeringat dan gerah.

  1. Pilih Bahan yang Nyaman dan Berkualitas

Koleksi baju hamil tidak sevariatif baju normal Anda. Sehingga, Anda akan sering mengenakannya. Untuk itu, pilihlah bahan berkualitas meskipun harganya sedikit lebih mahal. Sebab, kenyamanan pakaian selama hamil lebih utama. Keitmbang Anda harus membeli beberapa baju lagi karena yang dibeli sebelumnya kurang nyaman.

  1. Menjahit Sendiri

Membuat baju hamil sendiri bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain bisa menyesuaikan model dan ukuran, membuat sendiri juga bisa menghemat pengeluaran.

  1. Pilihlah Model Baju Normal yang Cocok Untuk Ibu Hamil

Beberapa model baju cukup sesuai dikenakan untuk ibu hamil kok! Contohnya celana panjang bertali, baju tanpa pinggang atau jubah, baju kimono, dan sebagainya. meskipun bukan termasuk baju hamil, tapi cukup ideal dipakai saat hamil dan saat menyusui.

Cara Menjaga Kehamilan

Pada masa ini, Anda akan mengalami pertambahan berat badan yang signifikan. Nah, perlu Anda ketahui berapa berat ideal selama kehamilan. Sebaiknya konsultasikan pada dokter kandungan. Biasanya dokter akan menentukan berat badan demi meningkatkan status kehamilan dan kesehatan Anda.

Rekomendasi kenaikan berat badan umumnya dilakukan dokter dengan melihat indeks massa tubuh atau BMI. Indikator ini didasarkan pada membagi berat badan dalam kilogram untuk kuadrat dari tinggi badan dalam satuan meter.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Kunjungan ke dokter atau bidan perlu Anda lakukan secara rutin paling tidak setiap bulan ataupun jika terdapat keluhan. Nah, pada perkembangan janin 10 minggu kehamilan ini, Anda bisa mengetahui apakah yang ada dalam rahim merupakan bayi kembar.

Dokter dapat menentukannya melalui detak jantung yang terdengar dari dalam perut. Apabila ada dua detak jantung terpisah, maka besar kemungkinan yang dikandung adalah bayi kembar. Akan tetapi, diagnosis ini tidak terlalu akurat. Sebab, detak jantung janin bisa terdengar pada beberapa lokasi sekaligus.

Sehingga, diagnosis ini biasanya dimantapkan dengan tes USG. Pada banyak kasus, hasil USG akurat untuk menentukan apakah Anda memiliki kehamilan bayi kembar atau tidak. kecuali, pada kasus janin yang tersembunyi pada balik janin lain yang jarang ditemui.

Pada perkembangan janin 10 minggu kehamilan ini, ada beberapa tes yang dibutuhkan. Tes tersebut tergantung pada kebutuhan spesifik dan gaya pemeriksaan masing-masing dokter. Namun, umumnya, pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

  • Mengukur tekanan darah dan berat badan ibu hamil
  • Memeriksa urine untuk mengetahui kadar glukosa dan protein pada darah
  • Memeriksa denyut jantung pada janin
  • Mengukur tinggi fundus rahim dengan cara meraba bagian luar perut. Hal ini dilakukan untuk melihat korelasi ukuran dengan tanggal perkiraan lahir
  • Menentukan posisi rahim
  • Memeriksa adanya pembengkakan pada kaki maupun tangan serta adanya varises pada kaki.

Kesehatan dan Keselamatan

Menjaga kesehatan saat hamil sangat penting dan menentukan proses melahirkan kelak. Sebaiknya pada masa perkembangan janin 10 minggu kehamilan ini Anda hindari beberapa hal seperti:

  • Penggunaan Obat dan Minuman Beralkohol

Berkonsultasilah pada dokter jika Anda sedang berada pada pengobatan penyakit tertentu. Mintalah resep obat yang aman bagi kehamilan Anda. Selain itu, hindari minuman beralkohol karena berdampak negatif bagi Anda dan bayi di dalam kandungan.

  • Merokok

Sudah menjadi pengetahuan umum jika merokok bisa berakibat buruk bagi bayi yang sedang Anda kandung.

  • Melakukan Hubungan Seks Saat Hamil

Pada kehamilan yang berkembang normal, hubungan seks bisa dilakukan sesering mungkin. Meskipun aman, gejolak hormon, mual, dan rasa lelah, biasanya dapat menghilangkan gairah.

Meskipun diperbolehkan, Anda perlu berhati-hati saat melakukannya. Ada juga kemungkinan bagi dokter menyarankan untuk tidak berhubungan seks apabila ada risiko kelahiran prematur, pendarahan pada vagina, air ketuban yang bocor, dan leher rahim yang mulai terbuka.

Perawatan Kehamilan

Selain menghindari beberapa poin tersebut, Anda juga disarankan untuk melakukan perawatan berupa:

  1. Memilih makanan berbeda untuk melegakan rasa mual. Meski sudah memasuki 10 minggu kehamilan, terkadang rasa mual masih cukup menyiksa. Pilihlah cemilan berupa biskuit dan teh jahe untuk mengatasi timbulnya rasa mual baik di malam ataupun siang hari.
  2. Hindari makanan mentah atau sashimi, daging, sayur yang tidak dimasak, telur setengah matang, dan sebagainya. Makanan tersebut bisa menimbulkan keracunan dan menyebabkan kontraksi rahim.
  3. Apabila muncul cairan yang tidak biasa maupun flek, konsultasikan pada dokter kandungan. Sebab, pada awal kehamilan, janin masih belum stabil dan trimester pertama sangat riskan terhadap keguguran.
  4. Membawa beban berat sangat tidak dianjurkan. Mintalah pertolongan pada anggota keluarga lain jika akan membawa barang yang berat. Ketimbang harus mengambil risiko yang berbahaya untuk kehamilan.

Nah, itu dia segala hal yang berhubungan dengan perkembangan janin 10 minggu kehamilan. Selalu berusaha yang terbaik bagi bayi dan diri Anda sendiri. Jangan lupa untuk melakukan olahraga kecil pada masa ini. Semoga selama masa kehamilan Anda merasa selalu bahagia!

Leave a Reply