Perkembangan Janin 3 Minggu Kehamilan

Masa kehamilan merupakan saat yang berat sekaligus menggembirakan. Ketika perkembangan janin 3 minggu kehamilan, ada jutaan rasa yang terbesit di dalam hati seorang calon ibu. Terlebih, jika ini adalah kehamilan pertama bagi Anda. Segala sesuatunya tentu harus dipersiapkan secara matang. Jangan tunggu hingga esok-esok harinya.

Perawatan kehamilan perlu dilakukan sejak dini, bahkan ketika memasuki usia janin 3 minggu. Nah, sebagai calon ibu, menambah pengetahuan akan perkembangan kehamilannya sangatlah penting untuk dilakukan. Pasalnya, Anda jadi tahu apa yang mesti dilakukan dan dihindari selama masa kehamilan.

Baca JugaPerkembangan Janin 2 Minggu Kehamilan

Perkembangan Janin 3 Minggu Kehamilan

Perkembangan Janin 3 Minggu Kehamilan

Sudah masuk 3 minggu kehamilan ya Bunda! Mungkin, Anda belum merasakan adanya tanda-tanda kehamilan. Anda masih beraktivitas laiknya wanita normal tanpa perut membuncit, ataupun ngidam makanan tertentu.

Namun, sebenarnya sudah ada aktivitas di dalam rahim oleh si calon buah hati lho! Pada perkembangan usia 3 minggu kehamilan ini, sebenarnya Janin sedang mengalami tumbuh kembang di dalam rahim Anda.

Sebelumnya, sel telur sudah dibuahi oleh sperma ‘kan? Setelah 30 jam pembuahan, sel telur akan membelah diri menjadi dua sel, kemudian empat sel, lantas delapan sel, dan terus terbelah hingga berpindah dari tuba falopi ke rahim. Ketika dalam perjalanan ke arah rahim, sekelompok sel ini terlihat seperti bola kecil yang dikenal dengan embrio.

Kemudian, embrio akan berlubang serta terisi dengan cairan yang disebut sebagai balstocyst. Pada akhir minggu ini, carian tersebut akan melekatkan diri pada lapisan dalam rahim. Proses inilah yang disebut sebagai implantasi atau penanaman.

Pada rahim, implan inilah yang akan menciptakan endometrium. Nantinya, endometrium menjadi tempat untuk menyediakan nutrisi serta membuang kotoran dari embrio yang tengah berkembang.sedangkan implant tumbuh menjadi ari-ari (plasenta) yang akan memberikan nutrisi dan merawat janin Anda hingga menjelang kelahiran.

Kompleks sekali ya Bunda? Bisa Anda bayangkan bagaimana lucunya proses tersebut?

Perubahan Pada Tubuh

Pada tahap ini, tubuh Anda akan mengalami beberapa perubahan demi mendukung proses pembuahan sel telur. Umumnya, seseorang dengan perkembangan janin tiga minggu kehamilan belum mengetahui adanya kehidupan dalam rahim. Namun, pada beberapa orang menyadari adanya bercak kecil yang dikenal sebagai “implanation spotting”.

Hal tersebut menunjukkan bahwa sel telur telah berhasil dibuahi dan melekat pada dinding rahim. Akan tetapi, tidak semua wanita akan mengalami bercak-bercak tersebut. pasalnya, beberapa wanita justru akan mengalami bercak-bercak darah pada saat yang sama dengan jadwal rutin menstruasi.

Pada perkembangan janin 3 minggu ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Yaitu, mengenai morning sickness atau mual saat hamil. Hal tersebut adalah salah satu dari beberapa gejala awal kehamilan. Bahkan, beberapa wanita mengalami ngidam juga.

Namun, yang perlu Anda ketahui adalah tidak semua wanita mengalami hal tersebut. dalam penelitian menunjukkan bahwa hampir tiga perempat wanita yang hamil mengalami morning sickness. Nah, jika Anda merupakan salah satu yang tidak mengalami morning sickness, sudah barang tentu Anda adalah orang yang sangat beruntung.

Meskipun dinamakan sebagai morning sickness, akan tetapi mual dan muntah yang dialami tidak hanya terjadi pada pagi hari saja. Siang dan malam pun gejala tersebut bisa muncul. Terlebih jika Anda mencium bau-bau tertentu.

Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir akan kondisi tersebut. Meski Anda mengalami penurunan nafsu makan serta kehilangan berat badan pada tiga bulan pertama masa kehamilan, tidak akan berpengaruh pada janin dalam kandungan. Hal ini berlaku selama berat badan bisa ditambah dalam beberapa bulan setelahnya.

Biasanya, berat badan akan bertambah jika mual dan muntah hilang pada minggu ke-12 sampai 14 pada masa kehamilan. Meski begitu, hingga saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan penyebab pasti terjadinya morning sickness.

Kunjungan Ke Dokter/Bidan

Untuk bisa mengetahui kondisi perkembangan janin 3 minggu kehamilan, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter ataupun bidan. Biasanya, dokter akan meminta Anda melakukan tes kehamilan. Setelah itu, Anda tidak perlu bertemu lagi dengan dokter hingga minggu kedelapan pada masa kehamilan.

Akan tetapi, jika Anda mendapatkan keluhan yang tidak bisa diatasi sendiri. Pergilah kembali ke dokter ataupun bidan meskipun dalam jangka waktu yang relatif dekat.

Beberapa tes yang mungkin dibutuhkan ketika perkembangan bayi 3 minggu kehamilan adalah test pack atau home pregnancy. Itulah cara terbaik untuk memastikan kehamilan Anda. testpack bisa Anda beli di apotek terdekat. Pemakaiannya bisa dimulai saat pertama kali Anda telat haid. Belilah lebih dari satu alat tes kehamilan untuk memastikan akurasi hasilnya.

Tes tersebut bekerja dengan mengukur hormon kehamilan dalam urin yang disebut dengan Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Hormon ini diproduksi oleh plasenta yang terbentuk sejak pembuahan terjadi. Hasil positif ditandai dengan adanya dua garis merah pada testpack ataupun adanya tanda plus.

Kesehatan dan Keselamatan

Demi terpenuhinya kesehatan dan keselamatan pada tahap perkembangan janin 3 minggu kehamilan, Anda perlu menghindarkan diri dari beberapa hal yang membahayakan kehamilan. Trimester pertama adalah masa  paling kritis selama kehamilan, untuk itu, jagalah diri dari hal-hal berikut ini :

  1. Stress

Kurang asupan nutrisi selama masa kehamilan bukanlah satu-satunya penyebab kehamilan Anda bermasalah. Salah satu hal yang mempengaruhi perkembangan bayi adalah depresi atau stress. Ketika Anda mengalami hal tersebut, tubuh akan menghasilkan bahan kimia beracun laiknya hormon kekebalan tubuh.

Hormon ini bersifat tahan terhadap kortisol. Wanita yang mengalami depresi pada tiga bulan pertama masa kehamilan memiliki risiko keguguran yang cukup tinggi. selain itu, stress yang dialami oleh ibu memiliki efek pada mental anak yang terlahir. Anak cenderung lebih mudah stress pada masa mendatang.

Dalam sebuah studi, tikus yang hamil dan stress sebagai objek, anak yang terlahir berperilaku beda dengan anak tikus yang lahir dari ibu yang normal.

  1. Hindari Konsumsi Alkohol, Asap Rokok dan Obat-Obatan

Pada usia tiga minggu kehamilan, konsumsi alkohol sangat dilarang. Selain itu, hindari juga asap rokok serta berbagai obat-obatan. Seperti yang Anda tahu, zat-zat ini berpengaruh pada tingkat kesuburan, menyebabkan cacat lahir pada bayi, serta bisa meningkatkan risiko keguguran.

Jika Anda memiliki anggota keluarga yang merokok, berilah pengertian padanya bahwa asap rokok bisa menyebabkan hal-hal buruk terjadi pada bayi Anda. Apabila mungkin, suruhlah mereka berhenti merokok. Setidaknya, suruh mereka merokok di tempat terbuka yang jauh dari Anda.

Cacat lahir yang umum terjadi pada bayi adalah sindrom janin, masalah pernapasan, berat badan rendah, serta keracunan alkohol. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait hal ini.

Sudahkah Anda melakukan persiapan terbaik untuk calon buah hati? Perkembangan janin 3 minggu kehamilan sangat menentukan bagaimana bayi Anda akan lahir di kemudian hari. Penuhi asupan nutrisi serta hindarkan diri dari hal-hal yang membahayakan janin. Satu lagi, jangan stress menghadapi kesulitan yang mungkin terjadi selama masa kehamilan.

Sumber: http://www.bounty.com/pregnancy-and-birth/pregnancy/pregnancy-week-by-week/3-weeks-pregnant

Leave a Reply