Perkembangan Janin 5 Minggu Kehamilan

Wah, sekarang kehamilan Anda sudah masuk usia 5 minggu. Semakin bertambah usia, tentu seorang calon ibu sudah semakin antusias ingin mengetahui bagaimana perkembangan janin 5 minggu kehamilan. Mungkin saat ini Anda sudah bisa merasakan gejala-gejala yang cukup mengganggu aktivitas.

Pada masa ini, ada beberapa hal yang mesti Anda pahami. Mulai dari perkembangan janin 5  minggu kehamilan, perubahan tubuh, apa yang perlu didiskusikan dengan dokter ataupun bidan, serta bagaimana cara menjaga kesehatan. Nah, Anda juga perlu mengetahui cara paling tepat untuk mengatasi rasa mual dan muntah pada awal kehamilan ini.

Baca Juga : Perkembangan Janin 4 Minggu Kehamilan

Perkembangan Janin 5 Minggu Kehamilan

Perkembangan Janin 5 Minggu Kehamilan

sumber: cintaihidup.com

Mungkin Anda bertanya-tanya sudah berbentuk seperti apa janin yang ada dalam kandungan. Tahukah Anda? Saat ini, bayi sudah sebesar biji wijen. Hingga tahap perkembangan janin 5 minggu kehamilan, bayi Anda sudah memiliki banyak sel.

Tabung saraf akan membentuk sumsum tulang belakang. Nah, tulang belakang inilah yang akan membentang sepanjang embrio. Setelah itu, otak akan terbentuk. Sedangkan bagian tengah pada tonjolan embrio akan berkembang menjadi organ jantung.

Usai semua itu terbentuk, salah satu organ terpenting selama masa kehamilan yaitu ari-ari akan berkembang. Pun, membrane pendukung perkembangan bayi lainnya. Termasuk jemari tangan dan kaki juga mulai terbentuk. Ari-ari atau plasenta sangat penting bagi pertumbuhan bayi sebab nutrisi dari ibu bisa sampai pada bayi melalui organ tersebut.

Perubahan Pada Tubuh

Pada masa ini, Anda akan merasa adanya perubahan pada mood. Bisa jadi sesekali Anda merasa sangat bahagia lalu seketika mood berubah menjadi tertekan. Jangan heran, sebab saat perkembangan bayi 5 minggu kehamilan adalah saat yang rentang bagi mood ibu naik-turun. Perasaan yang seringkali muncul meliputi kesal, senang, gembira, dan tiba-tiba merasa tidak percaya diri.

Berbagai macam emosi bisa saja terjadi dalam waktu beberapa saat saja. Hal ini disebabkan karena hormon yang naik secara drastis. Emosi pun menjadi berubah-ubah dalam waktu yang singkat. Sebenarnya, perasaan seperti ini lumrah terjadi, Anda tidak perlu khawatir. Bahkan, pada masa inilah dimulainya titik balik besar dalam kehidupan calon ibu.

Mood yang tidak menentu seringkali terjadi pada bulan kedua masa kehamilan. Fenomena ini biasanya muncul saat bulan terakhir mendekati proses melahirkan. Faktanya, ada sekitar 10 hingga 12 persen wanita mengalami depresi ketika mengalami kehamilan. Angka tersebut hampir sama dengan kasus depresi pada wanita yang mengalami postpartum.

Akan tetapi, jika tekanan yang Anda rasakan berlangsung lebih dari dua minggu, segeralah menemui dokter untuk mendapatkan penanganan dan saran.

Yang perlu Anda perhatikan pada tahap perkembangan janin 5 minggu kehamilan ini, adalah berolahraga. Selain bisa meningkatkan energi dan juga daya tahan tubuh, berolahraga ringan nyatanya bermanfaat untuk:

  1. Membantu menurunkan berat badan yang berlebihan selama masa kehamilan
  2. Mencegah rasa nyeri dan sakit semasa kehamilan
  3. Dapat meredakan stress. Pun, bisa mencegah depresi serta kegelisahan
  4. Otot inti lebih kuat sehingga tubuh lebih siap untuk melahirkan.

Contoh olahraga ringan yang bisa Anda jalankan selama masa kehamilan diantaranya berjalan kaki, yoga, dan juga berenang. Tentukan jenis olahraga yang paling pas untuk dijadikan sebagai kegiatan rutin. penting untuk mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter ataupun bidan.

Kunjungan Ke Bidan/Dokter

Memasuki bulan kedua kehamilan, Anda harus lebih rutin melakukan pemeriksaan. Sangat penting untuk merawat kehamilan demi tercapainya kesehatan ibu dan bayi serta proses melahirkan yang lancar. Pada kunjungan pertama, serangkaian tes akan dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Saat ini, yang perlu Anda lakukan adalah menentukan tanggal dan membuat janji bertemu dengan dokter. Beberapa hal yang perlu Anda diskusikan adalah aman atau tidaknya obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Sebab, pada wanita hamil, terlalu banyak obat tentu tidak aman.

Meski begitu, jika Anda sedang dalam pengobatan penyakit kronis, jangan seketika berhenti. Bisa jadi hal tersebut justru akan membahayakan kesehatan Anda dan bayi. konsultasikan bersama dokter serta tanyakan padanya obat yang aman serta tidak aman untuk ibu hamil. Termasuk diantaranya suplemen dan obat herbal yang dikonsumsi.

Beberapa tes fisik yang akan dijalani pada pemeriksaan kali ini adalah:

  1. Menimbang berat badan
  2. Periksa tekanan darah
  3. Tinggi badan
  4. Pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan
  5. Pemeriksaan panggul
  6. Pemeriksaan vagina menggunakan speculum penjepit (untuk mengetahui leher rahim dengan jelas).

Tes fisik tersebut sangat penting untuk mengetahui kondisi kehamilan Anda serta memastikan waktu kehamilan.

Kesehatan dan Keselamatan

Sistem imun selama hamil akan melemah. Anda mungkin lebih rentan terkena infeksi. Untuk itu, hindari makanan yang bisa menyebabkan infeksi seperti olahan keju yang belum dipateurisasi, cuka apel, tiramisu, daging mentah, dan sebagainya. dari berbagai makanan tersebut, penyakit seperti toxoplasmosis bisa menyebabkan cacat lahir dan juga keguguran.

Pada masa perkembangan janin 5 minggu kehamilan ini, Anda mungkin akan merasa mual dan muntah. Sebenarnya hal tersebut normal terjadi. Akan tetapi cukup mengganggu aktivitas. Anda menjadi lemas dan tidak berdaya. Serta menjadi terlihat kurang sehat.

Menurut Dr. Marjorie Greenfiels, seorang ahli kandungan dan penulis buku The Working Woman’s Pregnancy Book, ada sekitar 70 persen perempuan yang merasakan mual pada awal kehamilannya. Serta 50% diantaranya mengalami muntah-muntah.

Sehingga, Anda perlu tahu cara mengatasi mual dan muntah pada usia lima minggu kehamilan. Berikut pembahasannya:

Cara Mengatasi Mual dan Muntah Waktu Hamil

  1. Mencium Aroma Wewangian yang Segar

Penciuman menjadi semakin sensitif pada saat hamil, sebab, hormon estrogen yang meningkat menyebabkan indera penciuman pun ikut meningkat. Cobalah untuk mencium aroma yang segar seperti rosemar dan lemon untuk mengurangi rasa mual akibat penciuman yang sensitif. Disarankan untuk memilih wewangian yang mengandung bahan alami.

  1. Mencukupi Kebutuhan Cairan

Ketika hamil, cairan yang dibutuhkan oleh seorang wanita menjadi lebih besar. Anda perlu meminum air putih sebanyak 10 sampai 12 gelas setiap harinya. Jika kebutuhan cairan terpenuhi, maka suhu tubuh akan menjadi lebih stabil. rasa mual dan muntah pun berkurang.

  1. Makanlah Sedikit Demi Sedikit

Ketika hamil, perut acapkali terasa kembung. Sehingga nafsu makan menjadi berkurang. Hal tersebut disertai dengan rasa mual yang tidak tertahankan. Untuk mengatasi hal tersebut, makanlah sedikit demi sedikit tetapi sering. Makan dalam jumlah yang banyak malah akan memperberat kinerja sistem pencernaan. Mual pun tidak dapat terelakkan.

  1. Mengonsumsi Jahe dan Permen Jahe

Jahe sudah dipercaya bisa mengatasi mual dan muntah saat hamil sejak lama. Masukkan irisan tipis jahe ke dalam air hangat maupun teh. Lalu minum hingga rasa mual mereda. Jika Anda sedang dalam perjalanan ataupun terlalu sibuk, konsumsilah permen jahe untuk meredakan mual.

Sekarang Anda sudah tahu bagaimana mengatasi masa perkembangan janin 5 minggu kehamilan. Tidak perlu lagi khawatir akan gejala awal kehamilan. Jangan lupa untuk beristirahat yang cukup untuk menghindari segala macam keluhan kehamilan.

Sumber: https://www.thebump.com/pregnancy-week-by-week/5-weeks-pregnant

Leave a Reply