Perkembangan Janin 9 Minggu Kehamilan

Selamat atas kehamilan usia 9 minggu Bunda! Sekarang bayi Anda tidak lagi menjadi embrio melainkan janin. Wah, pastinya kebahagiaan tersebut tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Anda juga perlu lebih memperhatikan beberapa hal berikut ini pada masa perkembangan janin 9 minggu kehamilan.

Ya, diakui atau tidak Anda pertambahan berat badan pada proses  kehamilan. Meski begitu, Anda tetap ingin memberikan yang terbaik untuk calon bayi. Nah, mulai minggu ini, Anda sudah bisa berbelanja pakaian hamil yang longgar dan nyaman. Sebab, ada banyak perubahan pada tubuh yang akan dirasakan.

Baca Juga : Perkembangan Janin 8 Minggu Kehamilan

Perawatan Ibu Hamil 9 Minggu Kehamilan

perkembangan janin 9 minggu kehamilanperkembangan janin 9 minggu kehamilan

sumber: hallosehat.com

Pada minggu ke 9 ini, ada beberapa perkembangan yang terjadi pada bayi Anda. Sudah seperti apa bentuk dari si bayi mungil?

  • Saat ini, buah hati Anda tidak lagi berbentuk embrio lagi. Akan tetapi, menjadi janin yang bernapas, hidup, dan tumbuh di dalam ovarium. Gemas sekali ‘kan Bunda?
  • Pada area wajah juga sudah mulai terbentuk. Tubuh yang semula mirip dengan berudu, kini sudah mewujud manusia. Jika melakukan tes USG, maka kepala dan lehernya sudah semakin tegak.
  • Melalui USG pula, Anda sudah bisa mendengar denyut jantungnya. Sebab, organ tersebut sudah membentuk serambi dan bilik serta katup secara paripurna.
  • Organ vital berupa ginjal dan limpa juga sudah terbentuk
  • Folikel rambut si kecil serta puting susunya mulai terbentuk
  • Pada bagian ekor embrio serta bagian bawah tulang belakang telah hilang
  • Meskipun Anda belum bisa merasakannya, tapi pergerakan janin sudah bisa ditangkap oleh USG.

Perubahan Tubuh Ibu

Ada beberapa kondisi yang mungkin akan Anda anggap sebagai gangguan serta ketidaknyamanan pada masa ini. Sebab, aliran darah pada tubuh semakin meningkat. Beberapa hal yang mungkin akan dialami adalah pusing, sering buang air kecil, serta pembengkakan pembuluh darah pada bagian kaki dan tangan. Anda juga bisa saja mengalami mimisan.

Meski perdarahan dapat saja terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan, hal tersebut belum tentu mengkhawatirkan. Akan tetapi, bisa juga merupakan tanda kehamilan ektopik maupun keguguran. Segera periksa ke dokter jika pendarahan sudah tidak normal.

Dalam menjaga usia kehamilan ini, tubuh akan mengalami banyak perubahan. Tanda-tanda kehamilan juga sudah bisa dirasakan. Untuk itu, Anda perlu memberi tahu pada rekan kerja, atasan, maupun tim di kantor.

Sehingga, bisa juga perusahaan memberikan keringanan beban pekerjaan pada karyawan yang sedang hamil. Sebaiknya diskusikan segala sesuatunya pada atasan dan pimpinan Anda tentang ritme kerja semasa kehamilan ini.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Pada usia perkembangan janin 9 minggu kehamilan biasanya di alami migrain. Penyebabnya belum diketahui dengan pasti oleh para peneliti. Jika ada riwayat migrain, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat migrain yang aman dikonsumsi pada masa kehamilan.

Sebaiknya pahami pula penyebab migrain yang Anda alami. Sehingga Anda bisa menghindari faktor pemicunya seperti konsumsi coklat, kopi dan keju. Ataupun stress sebagai pemicu migrain yang paling umum.

Tes yang mungkin dilakukan saat usia kehamilan Anda mencapai 9 minggu adalah tes infeksi. Anda akan diuji oleh dokter apakah ada gejala infeksi vagina maupun risiko kelahiran prematur. Sebab, pada masa kehamilan, wanita rentan terkena bacterial vaginosis.

Penyakit tersebut merupakan sebuah infeksi menular seksual yang diakibatkan adanya bakteri berlebih yang tumbuh dan hidup pada saluran kecil di vagina. Penyakit ini biasanya tidak menimbulkan gejala apapun pada infeksi. Akan tetapi, jika sudah cukup parah maka akan muncul bau amis setelah berhubungan seks maupun buih yang dikeluarkan oleh vagina.

Gejala lainnya adalah iritasi dan gatal pada sekitar vulva dan vagina. Segera informasikan pada dokter jika Anda mengalami hal tersebut agar segera diberi penanganan yang tepat.

Kesehatan dan Keselamatan

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pada perkembangan janin 9 minggu kehamilan ini, Anda perlu mengetahui beberapa hal. Berikut ulasannya :

  1. Hindari Zat Kimia Berbahaya

Sebenarnya, para ilmuwan belum memiliki bukti yang kuat mengenai efek samping penggunaan zat kimia semisal semprotan semut dan kecoa bagi ibu hamil. Meski begitu, kebanyakan semprotan kecoa dan semut tidak dianggap aman karena kandungan pestisida yang berbahaya.

Namun, Anda sebaiknya sementara waktu menghindari zat apapun dengan kandungan bahan kimia berbahaya.

  1. Hindari Teh Herbal

Selama masa kehamilan, sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi teh herbal. Pasalnya, teh herbal memiliki efek famakologis yang dapat mempengaruhi tubuh. hindari juga teh yang bisa merangsang kontraksi rahim dan menstruasi seperti teh hijau dan black cohosh.

Perawatan Kehamilan

Sepanjang masa kehamilan Anda terutama pada masa perkembangan janin 9 minggu kehamilan ini, sebaiknya lakukan hal berikut untuk mendukung kesehatan Anda dan bayi:

  1. Dengan bantuan dokter, Anda akan mendapatkan vitamin kehamilan yang diresepkannya. Biasanya vitamin tersebut terdiri dari asam folat, zat besi, dan multivitamin. Hal tersebut dilakukan guna ibu hamil mendapat nutrisi tambahan yang cukup baik bagi dirinya sendiri dan perkembangan buah hati.
  2. Penuhi makanan dengan menu yang sehat dan pola makan yang tepat. Pada masa kehamilan, Anda sangat disarankan untuk makan secara sering tapi dalam porsi kecil ketimbang porsi penuh 3 kali sehari. Tujuannya adalah supaya sistem pencernaan tidak bekerja terlalu keras sehingga menimbulkan perasaan yang kurang nyaman.
  3. Air merupakan pilihan yang sangat tepat agar Anda tetap terhidrasi selama masa kehamilan. Terlebih jika Anda mengalami morning sickness. Untuk menghindari rasa hambar yang membikin mual, Anda bisa mengganti air putih dengan jus buah ataupun sup sehat dan minuman isotonic.

Pahami Tentang Morning Sicknes

Morning sickness adalah hal yang akan membuat Anda merasa sangat terganggu dan tersiksa. Meskipun hal tersebut cukup normal, tapi ada keadaan yang mengharuskan Anda pergi ke dokter apabila mual dan muntah menjadi lebih parah. Nah, berikut tanda-tanda mual dan muntah pada perkembangan janin 9 minggu kehamilan yang tidak normal:

  • Mual dan muntah yang terjadi sepanjang hari dan sangat sering. Dikhawatirkan ibu mengalami hiperemesis gravidarum. Kondisi ini sangat tidak wajar dan cukup berlebihan. Jika kondisinya lebih serius, maka bisa menyebabkan ketidak seimbangan elektrolit dan dehidrasi.
  • Berat badan ibu hamil turun hingga 2,4 sampai 5 kilogram atau lebih pada trimester pertama
  • Tidak bisa menelan makanan maupun minuman selama 24 jam.
  • Urin yang dikeluarkan berwarna kuning pekat atau tidak buang air kecil dalam 6 jam.
  • Frekuensi mual yang sangat sering hingga setiap jam atau lebih.

Perhatikan setiap detail perkembangan janin 9 minggu hehamilan ya, Bunda. Agar kelak, bayi bisa lahir dengan selamat tanpa kurang suatu apapun. Tetap berjuang, perbanyak juga doa pada sang pencipta. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply